TERAPI LASER

 

TERAPI LASER



Laser merupakan singkatan dari Light Amplification of Stimulated Emissions of Radiation.

Walaupun mengandung kata radiasi, laser sebenarnya tidak mengandung radiasi seperti radioaktif dan sebagainya. Terbukti bahwa laser dipakai dalam kehidupan sehari-hari dengan aman, misalnya pada laser pointer.

Di dunia medis, laser juga dipakai untuk terapi. Terapi laser adalah terapi cahaya (aktinoterapi).

Beberapa penggunaan laser misalnya pada kulit, pada pembedahan dan juga pada kasus otot tulang sendi. Pada kasus otot tulang sendi, jenis laser yang digunakan berbeda dengan laser yang digunakan pada kulit dan pada operasi.

Laser yang digunakan dapat menembus lebih dalam dibandingkan dengan laser yang digunakan pada kulit, dan berbeda dengan pada operasi, laser yang digunakan tidak memiliki dampak merusak/memotong melainkan memiliki efek anti radang, anti nyeri dan regenerasi jaringan.



PENGGUNAAN TERAPI LASER

Terapi laser dapat digunakan untuk:

  1. PENYEMBUHAN LUKA



Banyak penelitian menunjukkan bahwa laser dapat mengurangi luas luka dekubitus (luka karena berbaring lama), luka diabetes mellitus, maupun luka yang lain.

Laser dibuktikan dapat mengaktifkan fibroblast, yang merupakan sel untuk membentuk jaringan penyambung dan prekursor kolagen, sel epitel dan kondrosit (sel pembentuk tulang rawan).

Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa laser dapat meningkatkan kekuatan jaringan yang telah menyembuh setelah luka. Jaringan parut hipertrofik juga dapat berkurang setelah pemakaian laser selama 14 hari.

baca juga : macam macam obat obatan untuk syaraf terjepit


  1. ANTI RADANG



Radang sebenarnya proses alami tubuh untuk penyembuhan luka. Tanda-tanda radang adalah bengkak, nyeri, panas, merah dan gangguan fungsi tubuh. Bila radang berlebihan atau berlangsung lama maka akan menimbulkan masalah kesehatan.

Laser terbukti dapat menurunkan prostaglandin (PGE2) yang merupakan mediator radang. Pada saat radang, PGE2 ini menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang menimbulkan bengkak.

PGE2 ini juga dapat merangsang sel nyeri sehingga menyebabkan nyeri. PGE2 ini juga merupakan salah satu faktor yang menjadi sasaran obat-obat anti radang.



  1. Anti Nyeri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, laser dapat menurunkan PGE2 sehingga menurunkan nyeri. Selain itu laser dapat bekerja langsung pada syaraf nyeri dan menurunkan sensitivitasnya.

Laser juga dapat mempengaruhi kontrol syaraf otonom serta respons neurohumoral seperti serotonin dan norepinefrin.

KONTRA INDIKASI PENGGUNAAN LASER

Walaupun relatif aman, namun di dunia ini tidak ada suatu hal yang absolut aman, termasuk laser.

Beberapa jenis laser tidak boleh digunakan pada ibu hamil dan pasien kanker. Laser juga tidak boleh diberikan langsung pada mata.

Oleh karena itu laser terapeutik seharusnya hanya digunakan oleh fasilitas kesehatan dan hanya oleh dokter atau terapis yang sudah ahli dan berpengalaman dalam menggunakan laser.

baca juga : HNP : Syaraf Terjepit Leher

baca juga : macam macam obat obatan untuk syaraf terjepit


APA ITU TERAPI PARAFIN BATH?

Parafin Bath merupakan salah satu modalitas terapi yang menggunakan metode panas dan lembab, yang bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan, merelaksasikan jaringan lunak tubuh dan mengurangi nyeri pada otot.

Terapi ini menggunakan lilin parafin yang telah dikenal dan dimanfaatkan selama berabad-abad dimulai sejak kekaisaran Romawi.

Komponen alami lilin parafin berasal dari minyak mineral mentah yang dihasilkan melalui proses penyulingan atau pemisahan lilin dari minyak mineral mentah tsb.

Proses pemurniannya melalui proses perebusan, pendinginan dan penyaringan menjadi zat lilin-minyak berat dan hasil akhir sebagai lilin parafin.

Lilin tersebut tidak berwarna, tidak berasa dan kadang diberi wewangian aromaterapi, tergantung dari tujuan terapi yang hendak diharapkan. Hasil uji laboratorium, lilin parafin ini cukup aman untuk penggunaan eksternal dan higienis.

BAGAIMANA PRINSIP KERJA TERAPI PARAFIN BATH?

Pada bagian-bagian tubuh yang nyeri atau cedera, akan disiram atau dicelupkan pada suatu wadah yang berisi lilin parafin yang dilelehkan menggunakan suhu tertentu.

Efek panas yang diperoleh dari lilin yang mencair akan menenangkan (merelaksasi) jaringan lunak yang diterapi, membuka pori-pori dan meningkatkan aliran darah dan sirkulasi tubuh.

Hal ini baik untuk mengurangi rasa sakit/nyeri, kekakuan otot dan sendi karena mampu menghilangkan kelebihan cairan di jaringan lunak sekitar.

Selain itu, sifat lilin itu sendiri mampu melembabkan kulit/tubuh sehingga memberikan efek peremajaan kulit dan kulit nampak halus dan lembut.

APA INDIKASI TERAPI PARAFIN BATH?

Saat ini penggunaan parafin bath sebagai modalitas terapi sudah sangat umum dan banyak digunakan di pusat-pusat rehabilitasi medis dan fisioterapi, terapi pijat, industri spa. Terapi lilin parafin juga digunakan sebagai pengobatan pada cedera olahraga.

Sesuai dengan tujuannya untuk mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi, menenangkan dan mempercepat proses penyembuhan, maka terapi menggunakan lilin parafin dilakukan pada beberapa kondisi sebagai berikut:
•    Radang sendi
•    Kelainan kulit seperti eksim
•    Fibromyalgia
•    Fibrositis
•    Peradangan otot dan sendi lainnya
•    Kejang otot
•    Terlalu banyak bekerja atau kelelahan
•    Kaku sendi
•    Tendonitis
•    Tennis Elbow 
•    Dll

Sementara industri spa yang berkaitan dengan perawatan tubuh/kecantikan lebih menekankan pada tujuan untuk melembabkan kulit dan membantu peremajaan kulit serta untuk mengatasi beberapa penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis.

Namun pengobatan menggunakan lilin parafin ini tidak direkomendasikan untuk penderita:
•    Hipertensi (tekanan darah tinggi)
•    Diabetes Mellitus (kencing manis)
•    Varises (kelainan pembuluh darah vena superfisial/paling luar)

BAGAIMANA PROSEDUR TERAPI PARAFIN BATH?

Proses pengobatan menggunakan lilin paraffin sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Pada pusat rehabilitasi medik dan spa, umumnya pengobatan dengan metode ini menggunakan alat khusus yang berguna sebagai wadah dan pemanas, sehingga lilin dapat berada dalam kondisi cair/meleleh.


Sebelum melakukan terapi, semua bagian tubuh yang hendak direndam dalam lilin parafin harus bersih dari kotoran dan perhiasan apapun yang menempel pada kulit (gelang, cincin, dll).

Dianjurkan untuk mencuci bersih dan mengeringkan daerah yang akan diterapi sebelum sesi pengobatan.

Bagian tubuh yang akan diterapi, dibiarkan terbenam beberapa saat dalam wadah yang berisi lilin parafin yang meleleh pada suhu tertentu dan kemudian angkat daerah tersebut dari wadah, dan biarkan sisa lilin membeku membentuk lapisan di permukaan daerah yang diterapi tsb.

Proses pencelupan daerah yang sakit dilakukan beberapa kali. 

Sensasi hangat akan memberikan manfaat memperlancar aliran darah dan sirkulasi, mengurangi sakit dan pembengkakan daerah yang nyeri sekaligus memberikan kelembaban pada kulit sekitar. 

Setelah sekitar 20 menit dan mengeras, lilin akan dikelupas dan daerah tersebut siap untuk dilakukan pemijatan, peregangan, latihan atau tindakan terapi tambahan selanjutnya. 

APA EFEK SAMPING PENGGUNAAN TERAPI PARAFIN BATH?

Jarang terjadi efek samping yang membahayakan selama penggunaannya sesuai dengan aturan dan cara yang direkomendasikan.

Efek samping terjadi apabila proses pemanasan lilin tersebut dilakukan pada suhu yang terlalu tinggi, sehingga dapat timbul luka bakar pada area yang direndam.









Detak jantung istirahat Anda .... (bpm/denyut per menit)

Terakhir diperbarui: 29 November 2022
Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian
Referensi




Comments

Popular posts from this blog

kandungan yg terdapat pada buah naga

Flimty Membantu Mengontrol Berat Badan, Menyehatkan Pencernaan, dan Menyehatkan Tubuh

manfaat kacamata anti radiasi bagi wanita